bannerA

Mengungkap Fakta di Balik Mitos-Mitos Kehamilan

…hati. Kehadiran si kecil dapat menjadikan suasana di keluarga menjadi semakin ramai. Tidak hanya Anda dan suami, para orang tua tentu juga tidak sabar menanti kesempatan untuk menimang cucu. Itulah mengapa, para ibu baik itu ibu Anda sendiri maupun mertua akan sangat memperhatikan kehamilan Anda. Mereka mungkin terkesan cerewet dengan memberi tahu Anda banyak hal yang boleh dan tidak boleh dilakukan. Selain itu, Anda juga akan sering mendengar la…

Bagaimana Cara Menghitung Masa Subur Yang Tepat

…ada waktu yang kurang tepat juga dapat mengakibatkan terhambatnya proses kehamilan. Untuk mendapatkan kehamilan, para ibu dianjurkan untuk berhubungan seksual pada masa subur. Melakukan hubungan seksual pada masa subur dapat meningkatkan kemungkinan terjadinya kehamilan. Masalahnya, terkadang para ibu mengalami kesulitan untuk menentukan masa subur dan tidak mengetahui kapan terjadinya masa subur tersebut. Mengetahui kapan terjadinya masa subur j…

Mengikis Lemak Viscelar

…yang juga disebut sebagai visceral merupakan jenis lemak yang letaknya di perut bagian dalam. Lemak visceral ini menurut para ahli kesehatan lebih berbahaya di banding lemak subkutan (letaknya tepat di bawah kulit) karena mengelilingi organ-organ vital yang terdapat di perut. Perlu pula diketahui bahwa pasien yang menderita kolesterol tinggi, penyakit jantung, diabetes dan sejenisnya tidak dapat dilepaskan dari adanya penumpukan lemak visceral in…

Menjalani Operasi Caesar lagi, Amankah?

…maka tentu saja akan timbul pertanyaan mengenai jumlah maksimal seorang wanita untuk bisa menempuh prosedur ini. Para ahli medis mengatakan bahwa sebaiknya ibu hamil tidak melakukan operasi caesar lebih dari tiga kali. Bila operasi ini dilakukan lebih dari tiga kali maka resiko-resiko yang sudah disebutkan diatas akan jauh lebih meningkat dan bisa membahayakan keselamatan ibu dan juga bayi dalam kandungan. Para ibu hamil sangat disarankan untuk m…

Efek Samping Obat Perangsang Sel Telur

…i sel dikhawatirkan bisa berakibat fatal, terutama pada sel telur. Pada calon ibu yang berusia di atas 35 tahun, menurut penelitian yang dilakukan di Inggris, obat perangsang produksi sel telur itu bisa memicu sel telur dengan kelainan kromosom sehingga menyebabkan bayi menderita down syndrome. Dalam penelitian yang dipimpin oleh Profesor Alan Handyside, direktur The London Bridge Fertility, Gynaecology dan Genetics Centre, para pakar internasion…

bannerB