bannerA

Bahayakah apabila Air Ketuban Merembes?

Air ketuban atau yang dalam istilah medis disebut dengan nama cairan aminion adalah cairan yang berada dalam kantong kehamilan. Didalam cairan inilah bayi tumbuh dan berkembang, dan cairan ini juga yang memungkinkan sang bayi untuk bergerak dengan bebas. Robeknya selaput ketuban yang mengakibatnya keluarnya air ketuban merupakan salah satu pertanda bahwa proses melahirkan sudah tiba. Namun, ada kalanya selaput ketuban ini sobek dan mengakibatkan…

Tanda-Tanda Air Ketuban Pecah

…mungkinkan si janin untuk bergerak bebas dan berenang di dalamnya. Cairan inilah yang biasanya kita kenal dengan air ketuban. Pada proses kelahiran, selaput ketuban ini akan mendapatkan kontraksi yang kuat sehingga selaput tersebut akan pecah dan bayi dalam kandungan bisa lahir dengan mudah. Pada proses kelahiran, kadang dokter atau bidan akan melakukan perobekan pada selaput ketuban untuk mengetahui warna air ketuban serta memeriksa kondisi bayi…

Tips Kesehatan: Cara Mengecilkan Perut

…g Anda butuhkan adalah tips kesehatan: cara mengecilkan perut. Saatnya merubah keadaan dengan merampingkan perut untuk secara total membuat kehidupan Anda menjadi lebih baik. Cukup mudah sebenarnya untuk mengatasi masalah ini. Berikut adalah tips aman dan alami untuk mengecilkan perut buncit. Perbanyak minum air Tentunya Anda sudah sangat familiar dengan anjuran minum air minimal 8 gelas sehari atau setara dengan satu liter. Anjuran ini bukan…

Manfaat Aromaterapi Bagi Ibu Hamil

…sesuai kebutuhan. Satu hal yang perlu diperhatikan dalam penggunaan minyak essential sebagai minyak pijat adalah untuk tidak mempergunakannya secara langsung tanpa diencerkan terlebih dahulu. Minyak essential seperti minyak biji anggur (grapeseed oil) dan minyak almond bisa menjadi pilihan untuk tujuan ini. Cara penggunaannya adalah dengan mencampurkan beberapa tetes minyak essential kedalam beberapa sendok air atau minyak zaitun, kemudian campur…

Kesulitan Mengontrol Buang Air Kecil (Inkontinensia urin) Selama Kehamilan

…waktu dua jam sekali. Anda dapat memperpanjang rentang waktu tersebut dengan tiga atau empat jam sekali. Cobalah untuk menunda keinginan untuk pergi ke kamar mandi selama 15 menit. Teruslah lakukan cara ini selama dua minggu kemudian anda dapat memperpanjang kerangka waktu hingga 30 menit, dan seterusnya. Dengan komitmen dan dilakukan dengan sungguh-sungguh, cara ini akan dapat membantu anda mengontrol buang air kecil. – Gunakan jurnal atau grafi…

bannerB